TERNATE- Ratusan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) Ternate, terlibat bentrokan di depan kampus. Dendam lama yang kembali berkobar, diduga menjadi pemicu bentrokan yang melibatkan mahasiswa Fakultas Teknik dan Sospol di depan kampus UMMU Ternate, kelurahan Sasa, Ternate Selatan, Senin (21/11/2011).
Mahasiswa kedua fakultas itu saling baku lempar dengan batu. Akibatnya 14 kendaraan roda dua mengalami rusak berat, ratusan orang termasuk dua gedung fakultas dirusak mahasiswa.
Sementara ratusan mahasiswa yang terlibat bentrok mengalami luka-luka. Tidak hanya itu, tiga orang wartawan yang meliput serta belasan polisi juga ikut menjadi korban lemparan batu.
Para mahasiswa saling mempersenjatai diri mereka dengan batu serta kayu balok. Aparat Kepolisian dari Polres Ternate yang tiba di lokasi kejadian tidak mampu menghalau massa yang terlihat brutal.
Polisi justru sasaran massa saat berada di tengah-tengah kedua kubu yang bertikai, hingga harus mengeluarkan tembakan peringatan ke udara. Aksi saling serang terus terjadi, hingga merembet ke perkebunan warga.
Imbasnya massa juga merusak kantin-kantin milik warga yang berada di lokasi bentrok, dan mengambil papannya untuk dijadikan tameng.
Bentrokan ini baru dapat diatasi setelah Satuan Dalmas Polda, serta satu SSK Brimobda Maluku Utara, tiba di lokasi. Petugas lantas menembakkan gas air mata yang kemudian berhasil memisahkan dengan paksa kedua kubu.
Diduga, bentrokan ini terjadi karena kesalahpahaman dan saling ejek antara beberapa mahasiswa fakultas Teknik dengan mahasiswa fakultas Sospol hingga melibatkan rekan-rekan mereka yang lain.
Guna mengantisipasi bentrokan susulan, satu SSK Brimobda Maluku Utara disiagakan di lokasi bentrok. Aktivitas perkuliahan di kampus universitas swasta terkemuka di Ternate itu pun lumpuh total menyusul adanya bentrokan ini.
(kem)












